Jumat, 15 Juni 2012

Pengertian Syiqaq dan Proses Peyelesainnya

SYIQAQ Berasal dari kata al-syaqaq yang berarti sukar, sulit, sempit, pecah, dan terbelah. Dalam kamus Lisan al-‘Arab, kata Syiqaq berasal dari kata Syaqq, yusyaqqu, musyaqah dan syiqaqan, yang berarti permusuhan. Menurut istilah, syiqaq adalah perselisihan atau persengketaan yang terjadi antara suami-isteri. Di dalam Al-Qur’an, kata syiqaq tersebut 4 kali dalam empat surat yaitu surat al-Nisa (4) ayat 35, al-Haj (22) ayat 53, Syad (38) ayat 2, dan Fusilat (41) ayat 52. Namun, syiqaq yang merupakan titik tekan pada pembahasan ini adalah syiqaq yang terdapat dalam surat al-Nisa (4) ayat yang terjemahan, “Dan jika kamu hawatir ada persengketaan antara keduanya (suami-isteri), maka kirimkanlah seorang hakim dari keluarga laki-laki dan seorang hakim dari keluarga perempuan, jika kedua hakim bermaksud mengadakan perbaikan, niscaya Allah memberi taufik kepada suami-isteri itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”.

Sejarah Singkat Ibnu Sa'ud

IBNU SA’UD, nama lengkapnya adalah ‘Abd al-Aziz Ibn “Abd al-Rahman Inb Faisal Ibn Turki Ibn Allah Ibn Muhammad Ibn Sa’ud (1880-1953), pendiri kerajaan Arab Saudi sekarang. Ketika ayahnya tidak berhasil meneruskan estafet kepemimpinan Saudi, ia dan keluarganya meninggalkan kota Riyad menuju Kuwait untuk mencari suaka politik. Di sana mereka mendapat perlindungan dari pemerintah Kuwait Mubarak al-Sabah dab tinggal di kota ini selama sepuluh tahun.

Akhir abad 19 M dan awal abad 20 M, situasi disemenanjung Arab sangat memanas. Karena terjadi persaingan dan pertikaian antar kerajaan Turki Usmani dengan Inggris di Teluk. Paasa saat itu kerajaan Usmani akan menyerbu Kuwait. Kondisi yang semakin gawat ini dimanfaatkan oleh Mubarak al-Sabah untuk mendekati Inggris dalam menggalang dukungan. Di samping itu ia bekerjasama dengan ‘Abd al-Rahman Ibn Faisal dan Puteranya ‘Abd al-Aziz, agar mendapatkan dukungan dan bantuan dari suku Najd.

Selasa, 05 Juni 2012

Pemimpin Muslim di Negara non Muslim

Ali-Imran : 28         

Janganlah orang-orang mu’min mengambil orang-orang kafir sebagai wali dengan meninggalkan orang-orang mu’min. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah kecuali karena (siasat) memelihara diri dari dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu) (Q.S Ali-‘Imran:28)

Asbabun nuzul

     Dalam suatu riwayat dikemukakkan bahwa al-Hajjaj bin ‘Amr yang mewakili Ka’b bin al-Asyraf dan Ibnu Abil Haqiq serta Qais bin Zaid (tokoh-tokoh yahudi) telah memikat segolongan kaum Anshar untuk memalingkan mereka dari Agamannya. Rifa’ah bin al-Mundzir, Abdullah bin Jubair serta Sa’d bin Hatsamah memperingatkan orang-orang Anshar tersebut dengan berkata: “Hati-hatilah kalian dari pikatan mereka, dan janganlah terpalingkan dari Agama kalian. Mereka menolak peringatan itu. Maka Allah menurunkan ayat tersebut di atas sebagai peringatan untuk tidak menjadikan orang-orang kafir sebagai pelindung mu’min. Di riwayatkan oleh Ibnu Jarir dari Sa’id atau ‘Ikrimah yang bersumber dari Ibnu Abbas.

Cinta Tak Harus Memiliki


Terkadang cinta tak harus memiliki seutuhnya
Cinta bukan diliha dari sebesar apa arti kata cinta itu
Cukum kita memberi dan membahagikan orang yang kita cintai dan kasihi

Ada sebuah cerita dua insan yang saling mencintai
Namun sang laki-laki tak sanggup untuk mengatakannya, diahanya bisa memberi sesuatu yang terbaik bagi wanita yang iya kasihi. Alkisah cinta sang laki-laki dipendam hingga sang wanita menikah, dan cinta sang laki-laki tak tercakap dalam kasat mata.

Minggu, 03 Juni 2012

Arti Sebuah Awal


Perpisan bukan berarti kesedihan.
 Melainkan awal untuk perubahan. 

Perpisahan bisa menjadi baik ataupun buruk.
Karena, seorang dalam mengambil suatu keputusan terkadan tidak sesuai dengan akal sehatnya.

Kenapa.???

Arti Golongan Salafi

     Awal munculnya gerakan Salafi bertujuan untuk menghidupkan kembali metode pemikiran dan tradisi Sahabat Nabi Muhammad Saw. dan para Tabi'in. Mereka belum berkenalan dengan renungan-renungan falsafi. Oleh karena itu, rumusan-rumusan akidah yang mereka pegang tidak lebih dari apa yang tertera dalam Al-Qur'an dan Sunnah. Para Ulama yang berusaha menghidupkan kembali metode pemikiran dan tradisi Sahabat dan Tabi'in itu, dalam pemikiran Islam sering disebut juga dengan Salafiyyah dan Salafiyyin. Mereka dalah golongan pengikut Imam Ahmad Ibn Hanbal dan memandang imam tersebut sebagai tokoh yang sangat teguh bertahan pada pendirian Salaf. 

     Gerakan Salafiyyah muncul diabad ke 4 Hijriyah. Kemudian muncul lagi gerakan penerus Salafiyyah pada adab ke 7 Hijriyah yang dimotori oleh Syaikh al-Islam Ibn Taymiyyah. Gerakan ini kemudian dilanjutkan oleh Muhammad Ibn 'Abd al- Wahhab di Jazirah Arab pada abad ke 12 Hijriyah. Karena terjadi countinuity and change pada gerakan Salafiyyah ini, maka perlu dijelaskan dalam tulisan, karena berkaitan erat dengan dengan pemikiran Islam.

Keteguhan Hati dan Jiwa



Cintailah apa yang kau miliki
Jangan sia-siakan sesuatu dalam hidupmu, walau itu hanya sedetik
Karena waktu tak mungkin bisa diulang

Truslah berjuang dan jangan menyerah
Meski terkadang kita harus kehilangna sesuatu yang berharga

Jalanilah dan teruslah melangkah
Karena, segala sesuatu memiliki jalanya

Hidup hanya sekali hiduplah yang berarti
Manusia hanya bias berbuat tapi Tuhan lah yang menentukan